CONTOH PERHITUNGAN KLAIM ASURANSI ALAT BERAT

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Sebuah perusahaan asuransi umum di tahun 2011 ini menerima laporan klaim asuransi alat berat (heavy equipment insurance) berupa kerugian sebagian (partial loss) dimana wording polis yang dipakai adalah Heavy Equipment Special Risks AAUI. Cara perhitungan atau penyelesaian klaimnya dapat dicontohkan sebagai berikut :

Misalkan harga pasar (market value) 1 (satu) unit hydraulic excavator merk Komatsu produksi tahun 2003 -pada saat tanggal kejadian (date of loss) di tahun 2011- adalah Rp 450.000.000,00, sementara harga pertanggungan (sum insured) dalam schedule polis hanya Rp 275.000.000,00. Maka penyelesaian klaim ini akan menggunakan metode pro rata condition of average karena nilai alat berat pada saat kejadian melebihi harga pertanggungan (terjadi under insured).

Jika klaim yang terjadi adalah partial loss dengan nilai penggantian (replacement) spare parts dalam kondisi baru mencapai Rp 102.908.680,00 dan biaya buruh (labor cost) sebesar Rp 15.400.000,00 maka komponen biaya spare parts tersebut dihitung dulu berapa ACV (Actual Cash Value)-nya yaitu dengan memperhitungkan unsur depresiasi. Sementara untuk labor cost tetap atau tidak berubah.

Jika diketahui nilai depresiasi alat berat tersebut mencapai angka 6% per tahun maka dengan menggunakan metode declining balance akan diperoleh total nilai depresiasi selama 8 tahun sebesar 100% - (100% - 6%)^8 = 100% - (94%)^8 = 100% - 60,96% = 39,04%. Atau jika dirupiahkan menjadi Rp 102.908.680,00 - (Rp 102.908.680,00 x 39,04%) = Rp 102.908.680,00 - Rp 40.175.548,67 = Rp 62.733.131,33. Maka nilai ganti rugi (sebelum deductible) = Rp 62.733.131,33 + Rp 15.400.000,00 = Rp 78.133.131,33.

Langkah berikutnya, karena terjadi underinsurance (harga pertanggungan lebih kecil dari harga pasar pada saat kejadian) maka penanggung tidak membayar penuh sebesar Rp 78.131.131,33 melainkan pro rata dengan rumus sebagai berikut :

Ganti Rugi = (Sum Insured : Actual Cash Value) x Loss = (Rp 275.000.000,00 : Rp 450.000.000,00) x Rp 78.133.131,33 = Rp 47.748.024,70.

Langkah terakhir, kurangi nilai ganti rugi di atas dengan nilai deductible yang tercantum dalam schedule polis.

Demikian ulasan ringkas tentang contoh perhitungan klaim asuransi alat berat. Semoga bermanfaat.

Last Updated on Wednesday, 03 April 2013 09:27

 

Disclaimer

Artikel yang dimuat di pojokasuransi.com adalah semata-mata pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan pendapat resmi suatu organisasi atau institusi tertentu. Untuk itu, meskipun seluruh artikel dalam website ini sudah diupayakan disusun sedemikian rupa agar isinya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, namun kesalahan informasi dan ketidakakuratan data mungkin saja terjadi. Oleh karena itu, hendaknya jangan menjadikan artikel dalam website ini sebagai satu-satunya rujukan utama namun gunakan juga sumber-sumber primer dan resmi lainnya.

Dengan membaca, mendownload, dan menyebarkan artikel ini, kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian, kerusakan, maupun tanggung gugat terhadap pihak lain yang mungkin terjadi akibat dari penggunaan isi website ini.

Artikel yang ada dalam website ini dapat dikutip, baik sebagian atau seluruhnya dengan tetap mencantumkan link atau sumber asalnya.

Terima kasih.

Cek Harga Mobil

Article Subscription by Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Join Milist Pojokasuransi

Klik gambar di atas untuk download apk atau di sini

Cek Register Kapal BKI

Yahoo Messenger

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday61
mod_vvisit_counterYesterday932
mod_vvisit_counterThis week61
mod_vvisit_counterLast week4028
mod_vvisit_counterThis month18899
mod_vvisit_counterLast month21912
mod_vvisit_counterAll days1074099

We have: 6 guests online
Your IP: 50.19.199.154
 , 
Today: Aug 30, 2014

Latest Comment

Live Visitors

Syndicate