JAMSOSTEK DALAM PENGANTAR

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Kita tentu sudah tidak asing dengan istilah JAMSOSTEK maupun BUMN yang bernama PT JAMSOSTEK, namun tidak semua dari kita yang memiliki kartu JAMSOSTEK mengerti dengan baik apa saja jaminan yang ditawarkan dalam kartu ini. Mudah-mudahan sedikit pengetahuan yang penulis dapatkan ini bisa memberikan informasi yang berharga bagi Anda semua.

Sebagaimana disebutkan di atas bahwa tidak semua karyawan perusahaan telah memahami dengan baik tentang keberadaan JAMSOSTEK. Persis seperti yang penulis alami ketika suatu ketika berjumpa dengan seorang kolega kantor di Jakarta. Dalam sebuah makan siang, penulis menyampaikan bahwa pemasaran produk asuransi PA (Personal Accident) di daerah penulis masih kurang optimal karena harus berkompetisi dengan produk sejenis yang telah diwajibkan oleh Disnaker setempat yaitu JAMSOSTEK. Kolega tersebut lantas menimpali bahwa kewajiban bergabung dengan PT JAMSOSTEK hanya berlaku jika jaminan yang ditawarkan PT JAMSOSTEK lebih baik dari jaminan yang ditawarkan perusahaan asuransi lain. Benarkah demikian ?.

Kewajiban Perusahaan dalam Mengikuti Program Jamsostek

Setiap karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan telah diberikan hak oleh negara berdasarkan undang-undang (UU No. 3 Tahun 1992) terkait jaminannya sebagai pekerja. Artinya negara telah menjamin kita semua sebagai pekerja dimana jika sewaktu-waktu musibah menimpa kita dalam hubungannya dengan pekerjaan maka kerugian yang dialami pekerja maupun keluarganya akibat kecelakaan tersebut dapat diminimalisir. Amanat inilah yang wajib ditunaikan oleh setiap majikan atau pemilik perusahaan yang minimal mempekerjakan 10 (sepuluh) orang karyawan atau yang membayar upah minimal Rp 1.000.000,00 sebulan. Dalam UU yang sama (Pasal 25) disebutkan bahwa penyelenggaraan jamsostek diserahkan kepada “Badan Penyelenggara” yang kemudian dinamakan “PT Jamsostek”. Dengan demikian keberadaan PT Jamsostek memang mau tak mau harus kita terima berdasarkan undang-undang yang ada. Bagaimana jika pengusaha mangkir ?. Sanksi yang dijatuhkan kepada perusahaan yang “mbalelo” tidak main-main. Dalam UU No. 3 Tahun 1992 Pasal 29 disebutkan bahwa barang siapa yang tidak memenuhi kewajiban yang tertuang dalam undang-undang tersebut diancam denda setinggi-tingginya Rp 50.000.000,00.

Tentu saja harus dibedakan terlebih dahulu antara “Jamsostek” dan “PT Jamsostek”. Dalam UU No. 3 Tahun 1992 dinyatakan bahwa “Jamsostek” alias “Jaminan Sosial Tenaga Kerja” adalah “suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja, hamil, bersalin, hari tua, dan meninggal dunia”.

Definisi di atas kemudian dirangkum dalam Pasal 6 UU No. 3 Tahun 1992 dimana ruang lingkup jamsostek meliputi 4 (empat) jaminan yaitu :

  1. Jaminan Kecelakaan Diri
  2. Jaminan Kematian
  3. Jaminan Hari Tua
  4. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan

Monopoli PT Jamsostek

Mengapa monopoli ?. Karena jaminan sosial tenaga kerja sebagaimana yang digariskan dalam undang-undang dan peraturan pemerintah tadi harus dilakukan oleh sebuah badan yang disebut “Badan Penyelenggara”. Siapa badan ini ?. Tidak lain dan tidak bukan adalah BUMN yang bernama “PT Jamsostek”. Apakah monopoli ini salah ?. Belum dapat dipastikan apakah jenis monopoli ini merupakan salah satu pelanggaran dari Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat mengingat bahwa amanah yang dibebankan kepada PT Jamsostek merupakan pengejawantahan dari perintah undang-undang.

Satu-satunya hal yang meringankan status monopoli PT Jamsostek barangkali adalah penjelasan lanjutan sebagaimana yang tertuang dalam PP No. 14 Tahun 1993 Pasal 2 Ayat 4 dimana pengusaha yang telah menyelenggarakan sendiri program jaminan pemeliharaan kesehatan dengan manfaat yang lebih baik dari jaminan pemeliharaan kesehatan dasar menurut PP tidak wajib mengikuti jaminan pemeliharaan kesehatan yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara.

Dengan demikian, sudah jelas diketahui bahwa ruang gerak yang diberikan kepada pengusaha untuk memilih sendiri program jamsostek-nya hanya untuk jaminan nomor 4 yaitu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan. Itupun dengan sebuah syarat yaitu jika manfaat yang diberikan oleh program lain lebih baik dibanding yang diselenggarakan oleh PT Jamsostek.

Hal inilah yang kemudian menurut penulis dapat menjadi penghambat bagi perusahaan asuransi swasta untuk mengembangkan bisnisnya di bidang asuransi kesehatan atau kecelakaan diri. Sementara di sisi lain, pengusaha maupun pekerja sulit mendapatkan alternatif pengcoveran asuransi selain ke PT Jamsostek. Dampak dari monopoli di atas menjadikan iklim kompetisi yang terjadi menjadi monoton dan tidak sehat. Dampaknya tidak ada upaya untuk saling memberikan pelayanan atau service yang prima bagi customer.

Akhirnya kita hanya bisa berdoa dan berharap agar monopoli ini memang bertujuan mulia yaitu guna melindungi para pekerja maupun pengusaha sesuai amanat UU No. 3 Tahun 1992 Pasal 25 dimana PT Jamsostek akan “mengutamakan pelayanan kepada peserta dalam rangka peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja beserta keluarganya”. Semoga !.

Last Updated on Friday, 23 September 2011 20:20

 

Disclaimer

Artikel yang dimuat di pojokasuransi.com adalah semata-mata pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan pendapat resmi suatu organisasi atau institusi tertentu. Untuk itu, meskipun seluruh artikel dalam website ini sudah diupayakan disusun sedemikian rupa agar isinya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, namun kesalahan informasi dan ketidakakuratan data mungkin saja terjadi. Oleh karena itu, hendaknya jangan menjadikan artikel dalam website ini sebagai satu-satunya rujukan utama namun gunakan juga sumber-sumber primer dan resmi lainnya.

Dengan membaca, mendownload, dan menyebarkan artikel ini, kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian, kerusakan, maupun tanggung gugat terhadap pihak lain yang mungkin terjadi akibat dari penggunaan isi website ini.

Artikel yang ada dalam website ini dapat dikutip, baik sebagian atau seluruhnya dengan tetap mencantumkan link atau sumber asalnya.

Terima kasih.

Cek Harga Mobil

Article Subscription by Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Join Milist Pojokasuransi

Klik gambar di atas untuk download apk atau di sini

Cek Register Kapal BKI

Yahoo Messenger

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday752
mod_vvisit_counterYesterday873
mod_vvisit_counterThis week3392
mod_vvisit_counterLast week5301
mod_vvisit_counterThis month17186
mod_vvisit_counterLast month29474
mod_vvisit_counterAll days1050474

We have: 6 guests online
Your IP: 54.196.196.62
 , 
Today: Jul 23, 2014

Latest Comment

Live Visitors

Syndicate